Monks, F.J dan A.M.P. Knoers. 2004. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya Edisi Kelima Belas. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Dalam perkembangan kepribadian seseorang maka remaja mempunyai arti yang khusus, namun bagitu masa remaja mempunyai tempat yang tidak jelas dalam rangkaian proses perkembangan sesorang. Secara jelas, anak remaja sebetulnya tidak mempunyai tempat. Ia tidak termasuk golongan anak, tetapi ia tidak pula termasuk golongan orang dewasa atau golongan tua. Remaja ada di antara anak dan orang dewasa. Remaja masih belum mampu untuk menguasai fungsi-fungsi fisik maupun psikisnya. Ditinjau dari segi tersebut mereka masih termasuk golonga nkanak-kanak, mereka masih harus menemukan tempat dalam masyarakat. (Monks, 259)
Masa Remaja menunjukkan dengan jelas sifat-sifat masa transisi atau peralihan (Calon, 1953) karena remaja belum memperoleh status orang dewasa tetapi tidak lagi memiliki status kanak-kanak. Dipandang dari segi sosial, remaja mempunyai suatu posisi marginal. Didukung pula oleh penelitian Roscoe dan Peterson (1984).
Sebetulnya, apa yang terjadi sehingga remaja merupakan memiliki dunia tersendiri. Mengapa para remaja seringkali merasa tidak dimengerti dan tidak diterima oleh lingkungan sekitarnya?. Mengapa remaja seolah-olah memiliki masalah unik dan tidak mudah dipahami?
Ada 5 topik yang nantinya kita bahas secara mendetail yaitu :
- KONFLIK DENGAN ORANG TUA
- PENCARIAN IDENTITAS DIRI DAN IDOLANYA
- KONFLIK DENGAN TEMAN SEBAYA
- PACARAN SEGI POSITIF DAN NEGATIF
- NIKAH DINI SEGI POSITIF DAN NEGATIF
Ingin tau topik berikutnya??
Waiting List Moment
he2..itu udah dibagi kelompoknya belum?? mo nyari sendiri po diacak??
Oleh: begawanEdan on 9 Desember 2008
at 4:52 am